Guk Guk

5 12 2009

Waw, ini malam menn, jam di HP sudah jam 02.28 saat saya mengetik ini, keren. Lumayan tadi ada sedikit olahraga buat ke warnet ini karena saya jalan kaki, dan agak jauh walau tidak menyebabkan keringat. Lagipula juga ada headphone, jadi bisa dengerin gugun n the bluesbug, atau yeah yeah yeahs. Tidak pakai motor, dan menurut saya itu keren. Bulan sedang bugil-bugilnya bulat. Bintang sedang senang bagus banyak. Langit cerah dan awan berwarna merah karena banyaknya sinar lampu kota Jogja, yang kuning temaram. Malam yang indah. Malam? Ini PAGI hei!

Oh Jogjakarta, oh Jogjakarta, oh burjo yang entah dimana pembelimu karena pada malah pesan mi goreng atau nasi telur… tapi ini nanti mau beli mie tante rebus saja dink, hangat. Ada teh tarik di rumah, tapi malas. Beli teh yang tidak perlu ditarik sajalah, capek narik-narik. Koran hari ini belum terbit. Mungkin sedang dalam proses cetak. Jadi tidak bisa baca koran di situ nantinya. Tidak bisa baca kolom pikiran pembaca dan lowongan kerja. Hmm… yasudahlah, saya berpikiran pembaca sendiri. Terimakasih..

Eh, seolah-olah tanpa terasa, tiba-tiba sekarang sudah jam 02.45.





Kancil Insomnia dan Monyet Sulit Tidur

12 07 2009

Kalau kamu pikir ini bercanda, maka kamu salah karena ini cerita ada benar. Setidaknya, ini saya karang buat biar jadi ada, biar kamu tahu kalau saya tidak berbohong mengatakan akan berdongeng seperti ini.

Pada suatu malam, di suatu hutan liar yang alhamdulillah tidak terjamah penebang liar—setidaknya belum karena kayu jatinya pasti akan mengundang jikalau para penebang-penebang liar itu tahu, ada seekor kancil yang entah kenapa malah merasa seolah-olah dia itu malah seperti kelelawar, nocturnal. Kalau kamu bertanya kenapa bisa terjadi hal seperti itu, jawabannya adalah karena Pak Tani sekarang sangat sibuk dengan mendengarkan kampanye dari bapak-bapak dan ibu calon presiden dan wakilnya yang sok-sokan menjunjung tinggi ekonomi kerakyatan dalam kampanye akhir-akhir ini, sehingga lupa akan ladangnya, sehingga timun pun mudah dicuri, sehingga mengakibatkan si kancil jadi tidak usah susah-susah kalau mau mencuri lagi, dan dengan kecerdikannya pada suatu hari dia mencuri semua timun yang ada, memasukkan ke dalam karung, membawa ke dalam rumahnya, dan menjadikan dia punya banyak stok makanan, sehingga dia benar-benar tidak perlu bekerja lagi, dan akhirnya menjadikan si kancil malas dan mudah tertidur pada siang hari karena tak perlulah ia susah mencuri, dan akhir-akhir ini malah bikin si kancil jadi suka tidak bisa tidur malam karena kebanyakan tidur siang. Baca entri selengkapnya »





Aku Saya Gue Bleh!!

10 12 2008

Saya rasa kita, bangsa Indonesia ini, sepertinya agak mengalamai sedikit dilema ketika menggunakan kata ganti orang pertama “aku” dalam menuliskan sebuah prosa. Saya rasa saja, lho. Atau mungkin hanya saya yang merasa? Karena entah kenapa, saya sama sekali tidak nyaman untuk menggunakan berbagai kata ganti “aku” yang sudah tersedia di dalam Bahasa Indonesia dalam menuliskan sesuatu. Mari kita coba sedikit dengan suatu eksperimen kecil.

Jikalau saya mempunyai kalimat seperti ini :

(….) membeli kerupuk.

Dan kita masukkan satu-satu kata ganti “aku” yang ada, maka akan terjadi : Baca entri selengkapnya »





After 12 After Midnight

30 11 2008

Dan pasti kamu tahu pada jam-jam seperti ini adalah suatu waktu yang menurut aku amat mengandung sesuatu seperti seolah-olah yang mereka sebut magis. Karena entah kenapa pada jam-jam ini, di saat beberapa dari kamu tertidur dengan lelap, bagi beberapa dari kamu yang lain, yang kebetulan bangun di tengah malam atau entah kenapa tidak tidur sedari tadi sore, dan tidak mengantuk, adalah suatu waktu dimana memori otak benar-benar dipenuhi oleh kejadian-kejadian masa lalu. Baik itu setahun, sebulan, sehari, atau bahkan beberapa waktu sebelum engkau akhirnya memutuskan untuk menulis sesuatu seperti ini.

Juga itulah yang terjadi padaku malam ini. Jika kamu bilang ini agak sedikit melankolis, aku bilang biarin. Karena memang itulah yang memang sedang aku pikirkan. Aku biarkan jari-jariku menari-nari di atas keyboard. Memutar kembali piringan hitam masa lalu. Biarlah mereka menari-nari tanpa terkendali karena memang aku tidak tahu akan menulis apa untuk kali ini. Dan kamu pasti sadar, bahwa mungkin baru kali ini aku menggunakan kata ganti “aku”, bukan “saya”. Biarin. Aku sedang ingin sedikit meniru mereka, pujangga angkatan 66 itu.

Dan jika kita masih mebicarakan tentang masa lalu, maka beberapa saat lalu, ketika saya menuliskan judul “After 12 After Midnight” ini, mungkin sudah terjadi beberapa peristiwa di luar sana. Mungkin saja di belahan Afrika sana, di suatu tempat di daerah pedalaman, terdapatlah seorang peneliti yang sedang dikejar babi hutan. Baca entri selengkapnya »





Hidup 2008 – 2009

23 11 2008

Bangun Mandi Mana sempat sarapan Berangkat 30 menit perjalanan Sekolah Istirahat Sekolah Istirahat Sekolah Praktikum Les Istirahat Les Pulang Hujan Capek Makan Tidur Bangun Mandi Berangkat 30 menit perjalanan Sekolah Istirahat Sekolah Istirahat Sekolah Praktikum Les Istirahat Les Pulang Hujan Capek Makan Tidur Bangun Dan begitu hingga hari “itu” semakin mendekat Dan begitu saja tanpa disadari

20 November 2008 Baca entri selengkapnya »





Ini Namanya Judul

9 10 2008

Lalu ini namanya isi. Kenapa memangnya? Kenapa saya menulis judul yang sangat menarik seperti itu? Jawabannya adalah agar tulisan yang terserah bagaimana menurutmu ini juga ikut dibaca. Kamu pasti tahu jika sepintar apapun isi suatu tulisan, pasti tidak akan dibaca jika judulnya tidak menarik. Dari mana kamu tahu? Dari mana saya tahu katamu? Oh, baby. Jika kamu membaca tulisan ini, maka itu adalah buktinya. Dan pastilah jika kamu sedang membuat tulisan, atau karangan, atau puisi, atau syair, atau lagu, atau pantun, atau sekedar tulisan tidak resmi tanpa aturan seperti ini, sebodoh apapun isinya, sejenius apapun pengarangnya, pastilah kamu juga memikirkan judul yang menarik agar tulisanmu juga ikut dibaca. Lalu jika sudah mendapat judul yang menarik, dan tulisanmu itu sudah siap dibukukan, jangan lupa untuk mendesain cover yang baik dan menarik juga. Setelah jadi, jangan lupa beri plastik pelindung agar bukumu tidak dapat dibaca ketika seseorang yang kebetulan lewat di sebuah toko buku, melihat sampul bukumu yang menarik dan timbul rasa penasaran terhadap bukumu. Sebelum mereka membelinya. Sebelum mereka puas atau malah kecewa dengan isinya. Jadi inti dari semua ini apa katamu? Intinya adalah… jadilah desainer sampul yang baik! Hahaha…

9 Oktober 2008





Just a Reminder

21 09 2008

Apapun

Jika masih menggenggam semangat yang terus berkobar tanpa henti,

Jika tidak membiarkan malas menikmati hati,

Jika sungguh-sungguh menaruh harapan pada puncak tertinggi,

Jika benar-benar serius terhadap cita-cita yang kita tanamkan,

Jika benar-benar berusaha tanpa mengenal kata menyerah,

Jika benar-benar tawakal terhadap apa yang kita impikan,

Dan jika kita selalu berdoa kepada Allah SWT

Dan juga tak lupa untuk terus berikhtiar,

Maka jelas,

Tidak ada yang tidak mungkin!

Semangat terus!!!

HAJAR UAN UM SNM PTN and whatever whatever whatever it called!!!

=D

(ini adalah catatan pertama saat menginjakan kaki di kelas XII, dituliskan kembali sebagai pengingat dikala sedang jatuh, atau frustasi, atau stress, atau semacamnya)