Obrolan Ikan Asin


Adalah mereka itu, para manusia yang sedang di jembatan itu, duduk-duduk saja begitu di sana untuk sekedar menikmati pemandangan sore. Seharusnya mereka melakukan kegiatan yang dinamakan revolling, atau turun ke bawah jembatan dengan menggunakan tali, seperti dapat kamu lihat ketika tim rescue melakukan penyelamatan dengan turun dari helikopter, dengan menggunakan tali. Tetapi tidak. Merreka tidak melakukannya. Walaupun pada kenyataan yang dapat kita seksama lihat bahwa tali karmantel sudah terpasang manis dan berbagai macam peralatan seperti carabiner, figure eight, webbing, bahkan hernes (yang ini terus terang saya tidak tahu bagaimana ejaan bakunya) sudah tersedia berpasang-pasang. Tak lupa berpasang-pasang sarung tangan juga ada di sana. Mereka semua rasa juga tidak ada yang kurang kalau untuk sekedar melakukan penurunan. Tetapi bagi mereka itu, yang terus saja sedari tadi duduk saja untuk sekedar menikmati rambutan kecil-kecil dipadu dengan ikan asin campur sambal, entah kenapa sangat nyaman untuk terus saja duduk menghabiskan waktu untuk bersantai serta bersenda gurau di atas jembatan.

Mereka duduk saja begitu, membicarakan apa saja yang dapat mereka bahas saat itu. Termasuk juga bagaimana mereka menjalani ujian semester beberapa hari yang lalu, dimana beberapa dari mereka adalah sungguh tidak beruntung mengetahui dirinya harus remidi dalam berbagai pelajaran. Dan juga mereka, yang kebanyakan darinya adalah memasuki program kelas IPA, harus menerima kenyataan berat bahawa ternyata pelajaran-pelajaran seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi itulah dimana remidi yang mereka harus jalani. Dan juga beberapa pelajaran seperti PKn, Bahasa Inggris, dan lain-lain juga tak luput. Seolah-olah mereka tidak peduli bahwa adik kelasnya beberapa waktu lalu sudah sibuk sendiri untuk memasang tali carmantel agar supaya mereka yang sudah datang kesini tidak kecewa dan bisa melakukan aksi descending dengan berbagai macam gaya. Tetapi kenyatannya, mereka bahkan sama sekali tidak memegang benda bernama carabiner, figure eight, atau webbing. Hanya pinggiran matras dipegang sedikit untuk melap saos sambal.

Duduk begitu, mereka membicarakan hal yang semacam-macam dan lazimnya hangat dibicarakan oleh para kelas XII. Pastilah kamu sekalian mahfum bahwa hal yang mereka bicarakan tentu saja adalah kenyataan bahwa sebentar lagi, beberapa minggu lagi, mereka harus sudah siap untuk menghadapi UAN dan ujian-ujian masuk universitas. Bahkan salah satu darinya menjalani ujian masuk sebuah institut teknologi di Bandung. Tetapi kamu salah mengira jika itu adalah ujian masuk ITB. Mereka harus siap, apapun yang terjadi. Maka cita-cita dan niat untuk belajar harus sudah mulai dicanangkan. Tak usahlah mereka membuat hiperbolis hasil-hasil ujian semester. Retorik sekali.

Dan para manusia-manusia terus berdatangan untuk sekedar menyalami mereka yang berkumpul itu. Mereka yang menyalami itu, tak lain adalah berberapa anggota sebuah forum komunitas pelajar pecinta alam yang juga turut ingin datang untuk sekedar menikmati sore dan ber-repling. Aduh, kasian tangan para penyalam ini, tangannya kena bekas amis ikan asin. Dan walau begitu, mereka yang sedari tadi berkumpul itu, tetap saja tak bergeming. Mungkin karena inilah refreshing yang sebenar-benarnya menurut mereka. Jadi tetap saja mereka duduk, dan berbicara tentang masa depan. Berbicara tentang mimpi. Mimpi apa sajalah. Selama masih bisa bermimpi. Selama realita masih belum berkata. Mumpung ini masih tahun 2008.

“Tapi, buat apa pengen cepet-cepet kuliah?”

“Biar bisa pakai celana jeans”

“Biar rambut bisa gondrong”


14 Desember 2008

Sebuah jembatan di atas Selokan Mataram di Babarsari

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: