UM UGM vs UM SURGA


Tapi sebenarnya apa ya? Sebenarnya bahwa menurut saya hidup adalah bagaimana kita memaknai hidup itu sendiri. Dan itulah masalahnya! Disitulah maka otak ini berpikir ke arah sana. Ke arah sebuah pertanyaan yang entah bagimana malah bikin merinding. Kepada sebuah pertanyaan yang kalo kamu buka Al-Quran surat berapa ayat berapa akan kamu lihat bahwa ternyata hidup adalah kekal setelah kita mati nanti. Ohh, lalu?

Lalu apa yang terjadi selanjutnya ya?? Kalau kekal dan tidak mati2, apa nggak bosen? Hyaa… Itupun subhanalloh kalo kita masuk surga, kalau neraka?? wetetetetettt….naudzuilahi min zolik…

Nah, oke. Ngomong-ngomong tentang hidup dan mati, surga dan neraka, pastilah oh pasti tak lepas dari apa yang kita namakan Ujian. Ujian Masuk SURGA. UM SURGA. Oh, seandainya kita sedikit membandingkan dengan UM UGM, mari kita coba.

Apa saja syarat untuk lulus UM Surga? Kalau yang saya dengar selama ini dari apa yang dikatakan mereka para ustadz pengajian (dan InsyaAllah memang benar adanya), ternyata cukup mudah juga. Yang harus dilakukan hanyalah melaksanakan rukun islam, mempercayai rukun iman, menjalankan rukun ikhsan, tidak berbuat dosa, dan cukup 2 kitab wajib bagi kita untuk kita selami, AlQuran dan Hadist, serta kalau mau lebih sip tinggal pelajari, selami,dan dalami Islam secara menyeluruh, agar dengan begitu kita dapat mencintai Pencipta kita, oh Allah yang Maha Besar, dan UtusanNya, oh Nabiallah Rasulullah SAW, secara 100% untuk seraya benci kepada Iblis Laknatullah secara 100% juga. Hanya itukah? Sepertinya sih iya. Intinya adalah tetang bagaimana kita bisa menghargai hidup ini dan mencintaiNya dan bukannya mencitai dan menyembah pada Iblis. Dan apalagi, asal kita tidak lalu menduakan Allah dengan yang lain pun, kita bertobat saja dosa sudah terhapus. Oh enak sekali. Oh mudah sekali. Tidak ada sistem benar +4 dan salah -1. Yang ada hanyalah sistem yang benar-benar Mahaadil dariNya untuk menegtahui bagaimana dan apa saja yang sudah kita perbuat dalam hidup. Mohon pembenaran jika saya salah dalam hal ini.

Dan lalu bandingkan saja dengan UM UGM. Dimana kita sebagai siswa kelas XII harus mempelajari dan menghafal seabrek rumus dan teori dari apa yang kita tahu dan diajarkan ada 4 pelajaran eksak bernama matematika, biologi, kimia, dan fisika (dan karena saya adalah IPA maka saya bandingkan dengan apa yang sudah saya selami saja, maaf kan saya IPS). Hei, padahal kamu sendiri bahwa otak kita terbatas. Dan dari semua itu, berapa buku diktat yang harus kita makan? Banyak! Belum lagi berapa ribu soal harus kita santap, hafal, dan persiapkan untuk sekedar menjawab 135 soal yang akan diujikan nanti. Wahh…rumit. Wahh..rumit sekali bagi tipe otak anak SMA seperti saya. Wahh…

Nah, nilai saja sendiri. Bandingkan saja seberapa sulit soal yang diujikan dalam UM UGM dan UM Surga. Dan terserah kamu mau anggap saya apa karena saya enjoy everything saja. Terimakasih dan merdeka!

****footnote: Dan tahu begitupun entah kenapa saya masih juga suka berbuat dosa, baik itu memang sengaja ataupun terpaksa. Ya ampun… ya ampun… ya ampunn.. Hidup ini memang aneh. Atau sayanya saja yang aneh?

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: