Sekali berkali-kali


07-copySekali-kali saya berpikir bahwa seandainya saya ingin sekali-kali hidup dan berpikir secara normal senormal-normalnya. Semacam seandainya saya ini tidak usah mengerti saja tentang internet. Tidak punya blog, facebook, friendster, dan semacamnya. Sekali-kali saya juga ingin berpikir sepertinya enak sekali kehidupan saya dulu ketika itu. Ketika masih balita sehingga tidak perlu berpikir macam-macam tentang masa depan. Ketika hidup itu hanyalah bermain di pekarangan rumah di suatu desa di Klaten bersama bulek dan paklek, dan lalu ketika sore menjelang sudah seperti suatu runitas untuk duduk di lincak depan rumah simbah untuk melihat ke arah halaman untuk melihat ular sawah lewat. Sekali-kali saya ingin hidup dengan polos sajalah, tidak usah susah-susah terjebak dalam roman duniawi seperti ini. Dimana saya malah mengerti (walau sedikit-sedikit, benar-benar kadang-kadang cuma sedikit karena saya malas lihat berita atau nonton sepakbola) tentang politik, berita-berita terbaru, gosip, anime, manga , jepang, google, artis, porno, dan semacam itu.

Sekali-kali, benar-benar sekali-kali, saya malah ingin hidup di perantauan sana. Di suatu desa di kaki merbabu misalnya. Dimana saya tidak usah saja mengerti tentang susahnya hidup karena terlalu banyak berpikir yang bukan-bukan akibat pemberitaan di TV atau internet. Di mana saya bisa tersenyum polos saja untuk sekedar mengaji pada sore hari dan setelah pulang lalu bermain petak umpet bersama kawan-kawan hingga maghrib menjelang. Tak usahlah berpikir bahwa bersekolah tinggi-tinggi untuk sukses. Tak usahlah susah-susah memikirkan persaingan dunia yang diakibatkan oleh globalisasi yang semakin menggila.

Sekali-kali saya ingin berpikir bahwa musik yang saya dengarkan itu cukuplah The Beatles, Rolling Stone, Koes Plus, dan Rhoma Irama. Dan sekali-kali saya ingin berpikir bahwa itulah rock ‘n roll sesungguhnya. Dan itulah musik sesungguhnya juga. Tidak usahlah dicampuri dan dibikin bising oleh musik-musik dari band-band yang sekarang ini suka mengisi acara-acara semacam Dashyat atau MTV Ampuh. Tidak usah saja mengerti tentang musik pop, musik poprock, musik popdut, musik rockdut, musik emo, musik hardcore, mayor label, musik indie, musik antah berantah. Fvck!

Sekali-kali saya tidak ingin mengerti Bahasa Indonesia saja. Biarin. Biar saya tidak mengerti bagaimana perkembangan jaman sehingga saya bisa santai hidup dengan pikiran saya yang murni dan tidak tercampuri oleh apapun.

Sekali-kali saya tidak ingin mengenal SBY. Meski memang benar-benar saya tidak kenal beliau, tapi seolah-olah saya kenal karena TV. Tapi walau begitu, faktanya beliau juga sudah pasti tidak mengenal saya, meski saya rakyatnya.

Sekali-kali saya juga tidak ingin listrik itu ada. Sehingga kita dapat terus dengan polos hidup dengan keyakinan dan pendirian diri dan suku kita masing-masing tanpa dicampuri oleh kebudayaan bangsa lain yang tidak lain terbawa melalui TV dan Internet yang sudah pasti memerlukan listrik. Sehingga juga kita dapat menikmati malam ketika purnama datang untuk bermain keluar dan berkejar-kejaran di bawah terangnya bulan dan kerlipan bintang. Asik sekali.

Sekali-kali saya ingin kamu tahu bahwa saya kadang-kadang capek untuk hidup di zaman sekarang ini. Ingin rasanya kembali ke masa radio begitu populer, lebih populer daripada TV yang saat itu masih mahal harganya. Karena saya pikir iklan pada radio itu lebih menarik daripada racun-racun iklan di TV.

Sekali-kali saya ingin untuk tidak usah saja ada sekolah. Tidak usah saja ada pelajaran biologi, kimia, fisika, matematika, TI, apalagi kewarganegaraan. Biar tidak usah susah-susah mikirin UAN dan SNM PTN dan hasil UM kemarin.

Sekali-kali saya ingin bilang bahwa saya tidak ingin punya HP saja. Santai. Tiap siang adalah kebebasan ketika saya akan pergi kemanapun. Tiap malam adalah malam yang tenang tanpa perasaan apapun. Sekali-kali saya juga benar-benar ingin menghapus account facebook saya. Sehingga teman-teman yang saya punya pun benar-benar teman yang saya kenal setelah saya berjabat tangan dengannya, bukan karena sms nyasar, asal add, atau hal lain. Sehingga ketika sebuah perasaan baik itu apapun terungkap, benar-benar dengan mata yang tertuju pada mata yang lain tanpa bisa ada tipu daya muslihat silat munafik dan semacamnya didalamnya.. Karena kita sama-sama punya mata dan kita sama-sama melihat. Bukan hanya sekedar suara saja kita dengar, atau bahkan hanya tulisan-tulisan yang diperbagus dengan huruf-huruf yang dibuat dengan font bervariasi. Sehingga hati kita dapat lebih berdebar dengan asik ketika itu terjadi. Sehingga benar-benar kita senang dan lega dengan sejati karena hal itu kita tahu langsung dan real time not online but live.

Sekali-kali saya tidak ingin mengetahui ada sebuah band bernama The Cure. Dengan lagunya berjudul Boys Don’t Cry.

Sekali-kali saya benar-benar ingin bilang bahwa saya sangat lelah. Saya ingin istirahat sejenak saja. Sejenaaakkkk saja untuk kau tahu akan mengapa.

Sekali-kali saya ingin hidup dengan gaya seperti ini. Bangun pukul 3 pagi untuk sholat tahajud, lalu baca Qur’an sampai suara adzan subuh yang seperti orkestra di pagi hari itu terdengar nyaring. Lalu ambil air wudhu dan sholat subuh dengan khusyuk tanpa ada perasaan apapun mengganjal. Dan menjalani hari dengan santai dan benar-benar menikmati hari senikmat-nikmatnya apapun yang saya lakukan. Dan lalu ketika malam datang saya dapat tidur dengan tenang setelah sholat isya. Semoga dapat konsisten untuk saya lakukan tanpa terpengaruh oleh setan dan rasa ngantuk yang akhir-akhir ini menggila.

Sekali-kali saya ingin menjelajahi dunia. Sekali-kali saya ingin pergi ke ujung dunia sana. Ke Albania, ke Afrika, ke Pakistan, ke Israel, ke Palestina, ke Inggris, ke Yoruba, ke Zulu. Kemanapun terserah. Sampai saya benar-benar dapat memiliki iman yang kuat untuk setelah itu khusyuk dalam beribadah dan berbuat apapun tanpa ada racun-racun duniawi semacam berbagai ideologi-ideologi hedonis yang saat ini menggila di kuping saya, yang sekarang ini benar-benar meracun dengan kuatnya di tubuh saya.

Sekali-kali saya ingin tidak ada setan di bumi ini.

Sekali-kali saya ingin jadi orang yang benar-benar baik.

Sekali-kali saya ingin hidup mandiri, cuci baju sendiri, masak sendiri, nyapu sendiri, mandi sendiri, apapun sendiri tanpa harus merepotkan orang lain apalagi orang tua.

Sekali-kali saya ingin sukses.

Sekali-kali saya ingin sukses berbuat apapun.

Sekali-kali saya ingin menghilang.

Sekali-kali saya ingin melupakan masa lalu.

Sekali-kali saya ingin . . .

Sekali-kali saya ingin untuk tidak menginginkan apapun.

Sekali-kali saya ingin belajar untuk benar-benar bersyukur terhadap apa yang sudah saya dapat sekarang sehingga kehidupan-kehidupan yang saya jalani dapat terasa lebih menyenangkan ketimbang yang kehidupan-kehidupan saya inginkan.

Arghh…!!

Sebenarnya saya ingin untuk tidak usah saja bisa berpikir seperti ini saja.

Tapi untuk kamu, kamu yang ternyata menganggap bahwa saya itu baik dan lucu. Terimakasih sekali. Sungguh terimakasih sekali. Semoga kita sukses untuk tahun-tahun yang akan datang. Kemanapun kita nanti. Apapun yang akan terjadi nanti.

Selamat UAN dan semoga berbahagia selalu..

sabtu, 11 april ’09

Iklan
  1. #1 by elexyoben on April 11, 2009 - 11:40 am

    MOHON RESTU ALBUM KEDUA “ANTOLOGI JIWA-JIWA”

    Salam Gerilya,
    Kami telah mengupload seluruh lagu ELEX YO BEN dalam album pertama GENDING BEJAD.

    Silahkan di download secara gratis di blog ini.

    Hingga akhir April 2009 kami akan melakukan proses recording album kedua yang kami beri judul “ANTOLOGI JIWA-JIWA.” Dalam album tersebut, EYB berjanji untuk menghadirkan karya yang bisa dipastikan beda dari album sebelumnya.

    Pantau kabar terbaru EYB yang selalu kami beritakan lewat blog http://elexyoben.wordpress.com/ ini. Sejumlah video klip, kontak person, data, untuk berbagai kerjasama atau sekedar menyambung relationship juga bisa anda dapatkan dalam blog ini.

    ELEX YO BEN (EYB) are
    DIONYS DHEWANINDRA : All Song/lyric/vocal/video klip maker
    RHINDRA SUSPA : All Instrument/Composer/rec/mixed

    SELAMAT MENDOWNLOAD DAN MENIKMATI ALBUM GENDING BEJAD BERIKUT INI :
    PEREMPUAN DI BATU NISAN.mp3 (3:35)
    MY WIFE VERY DANGEROUS.MP3 (3:36)
    THE PANU FANS CLUB.MP3 (3:36)
    SAAT KU BRUTAL.MP3 (3:03)
    LOVE EMANG ANJRIT.MP3 (4:08)
    PERANGKAP ROCK N ROLL.MP3 (3:41)
    ANAK STUDIO.MP3 (2:21)
    SI BAJU BIRU ( Hikayat Homo ereczionizt).MP3 (3:09)
    GENDING BEJAD.MP3 (8:00)
    ROCK DIJIDATMU.mp3 – Solo gitar (8:30)
    MY WIFE VERY DANGEROUS LIVE ACOUSTIC VERSION.mp3 (3:40)

  2. #2 by sleeplessstudent on April 13, 2009 - 10:06 am

    weiittss…. bayar mass….
    seenak udele wae iklan!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: