Catatan-catatan Akhir Sekolah


Bagaimana ya memulainya? Terlalu banyak sekali kenangan yang ada itu di dalam SMA N 2 Yogyakarta tahun 2007-2009. Lho, banyak sekali. Gila, seminggu lagi adalah kegiatan kelas terakhir bagi kita anak SMA kelas XII. Itu pun adalah ujian praktek sehingga tidak bisa begitu menikmati duduk di bangku untuk bersama-sama menyimak pelajaran yang diajarkan oleh bapak atau ibu guru. Sambil kau tahu sendirilah bagaimana kelakukan anak SMA jaman sekarang. Baca komik, ngobrol, ber-sms dengan orang-orang lain di entah dimana yang sama-sama bosan dengan apa yang bapak ibu guru omongkan, menggambar, dan atau malah tidur. Ya ampun, sudah hampir berakhir, lho.

Dan kalau diingat-ingat lagi, terlalu banyak peristiwa baik menyenangkan ataupun menyebalkan yang ingin saya tulis disini. Tapi itu tidak mungkin karena terlalu banyak sehingga membuat saya lupa. Atau memang karena saya ini malas menulis.Hehe. Tapi menurut saya sih, yang paling menyenangkan adalah ketika kita duduk bersama dengan kawan-kawan untuk saling menghina sesama. Aduh, kita tertawa walau ada satu dua orang yang terhina. Tidak apa-apa karena kita sama-sama senang. Karena kita memang sama-sama manusia sehingga tidak masalah lah.

Jadi ingat tentang itu, kelas X-7. Sewaktu wali kelas kita adalah Bapak Hadi yang guru Fisika itu. Yang kepalanya botak menyenangkan dan berjenggot serta berjambang keren sekali. Yang karena itu sehingga membuat saya jadi agak sering untuk membuat karikaturnya karena mudah sekali untuk digambarkan dalam bentuk kartun. Haha, maaf sekali atas kekurangajaran saya. Tapi menurut saya sih, itu belum seberapa dengan yang biasa kita lakukan ketika kelas kita sudah pindah ke lab bahasa. Ketika entah siapa itu mengajarkan seisi kelas tentang sebuah permainan bernama 5 jadi, permainan dimana kamu harus menyediakan kertas dari buku tulis matematika yang kotak-kotak itu dan lalu bertanding dengan kawanmu untuk memberi tanda silang atau lingkaran sesuai kesepakatan dan berlomba untuk mendapatkan 5 lingkaran atau silang yang segaris. Duh sulit banget njelasinnya. Pokoknya semacam itulah, masa kamu tidak tahu? Dan sehingga pada akhirnya seluruh isi kelas (terutama kaum lelaki yang agak tidak niat sekolah saat itu) menjadi tahu bagaimana cara bermain serta intrik-intrik supaya menang. Yang karena hal itulah maka pada suatu waktu ketika Pak Hadi mengajar, kita dengan semena-mena malah membuat sebuah turnamen akbar 5 jadi “uselezz” (aduh, itu tuh sebutan untuk kelas kami X-7 kalau kamu mau tahu). Sudah ada panitia resmi dan kertas logistik untuk bermain pun sudah disipakan sendiri oleh panitia. Dan dengan sangarnya pula, setelah undian untuk menentukan siapa lawan bermain yang diadakan beberapa menit sebelum Pak Hadi datang, kita duduk dengan lawan bermain kita untuk melaksanakan turnamen akbar 5 jadi tersebut yang entah kenapa sangat bergengsi sekali menurut kita. Yang keren adalah, ketika Pak Hadi datangpun, turnamen terus berlanjut. Apalah itu GLB, GLBB, hukum newton?! Peduli setan, ayo tetap teruskan bertanding! Dan setelah terdapat salah satu pemenang, maka dengan santai mereka jalan ke belakang kelas, ke papan tulis di belakang kelas yang sebelumnya sudah ditulisi bagan-bagan skema turnamen dengan sistem gugur, untuk mencoret dia yang kalah dan melihat siapa lawan bertanding berikutnya, lalu setelah itu duduk di bangku lain, ke tempat lawan sudah menunggu. Lalu jika kamu tanya, apa Pak Hadi pernah marah? Tidak tahu, mungkin iya kali di dalam hati. Karena memang sifat beliau yang tidak tegas dan tidak pernah menunjukan sikap marah sehingga membuat anak-anak setan macam kami ini malah dengan semena-mena berbuat seperti itu. Haha. Maaf.

Lalu ingat juga nggak ketika saya memecahkan neon di lab bahasa ketika bermain “melempar sepatu simex”. Iya, di kelas kita tercinta X-7. Hehe. Maaf untuk karena sampai saat ini saya belum pernah jujur pada Pak Nyoman sang wakasek sarana prasarana. Dan kalau kamu mau tahu, ternyata sampai saat inipun neon yang pecah itu belum diganti.

Oh X-7, oh uselezz. Kelas yang tidak pernah sekalipun menang dalam liga Smada. Ingat tidak juga ketika kemah. Wah, kegiatan yang saya kira membosankan ternyata malah menjadikan sebuah kenangan yang amat indah. Dan membuat kita sedikit malu karena apa? Karena ternyata itu, wali kelas kita itu, iya Pak Hadi yang itu, membawakan berbagai macam snack kepada kita. Kepada murid-murid yang sungguh sangat sering bebuat kurang ajar kepada beliau. Ya ampun. Masih banyak peristiwa yang menurut saya sangat seru sekali. Sedih juga harus berpisah karena kita semua naik kelas XI. Terimakasih sekali untuk Uselezz. Terimakasih sekali.

Terimakasih juga untuk XI IA 2 yang walau pada awalnya saya agak merasa bodoh karena para penduduknya yang sangat pintar sekali, tapi pada akhirnya malah membuat saya menjadi sadar akan kebodohan saya sehingga dengan itu malah berusaha untuk mengejar ketertinggalan saya dalam kelas X. Dan kalau kamu kira, dan saya juga pernah mengira begini, itu adalah kelas yang spaneng, tapi tidak juga kok. Malah di kelas inilah saya bisa berbuat hal yang selama ini belum pernah saya bayangkan untuk itu terjadi. Hei, masih ingat tentang klub tidur? Itu adalah hari-hari dimana saya jadi sering tidur di kelas entah karena apa. Mungkin karena harus mengurusi kegiatan ini dan itu yang membuat pusing kepala. Dan karena ternyata hal ini tidak dilakukan oleh saya saja, melainkan ternyata agak banyak, maka saya dan Afi yang juga suka tidur itu akhirnya memutuskan untuk membuat klub tidur. Klub tidur Depalo. The Ipa Loro. Ini memang main-main, tapi kami urus dengan seserius mungkin lho. Kami juga sampai memberikan semacam formulis pendaftaran yang tertera : nama, alasan masuk, dan pada pelajaran apa ingin difasilitasi untuk tidur. Dan ternyata banyak juga yang mendaftar dengan alasan yang macam-macam. Saya masih simpan itu kertas pendaftaran di binder tetapi agak malas untuk saya tulis di sini karena memang banyak sekali yang mendaftar.

Ada jugakah kamu ingat waktu kita mau buat film. Film yang terinpirasi dari film horor jepang berjudul “one missed call”? Wah, edan, saya minta kalian malam-malam datang ke sekolah hanya untuk buat film horor komedi aneh yang akhirnya putus ditengah jalan karena batere handycamp Afi habis. Tapi terimakasih, terimakasih sekali karena kita sangat kompak saat itu. Saya sangat senang saat itu dan semoga kalian juga begitu. Juga terimakasih pula kepada yang mereka sebut “boskom”. Terimakasih. Terimakasih juga untuk seorang sahabat yang saya dapat dari kelas ini. Terimakasih.

Gila, bisa nangis lama-lama kalau saya teruskan untuk menulis ini semua. Kenangan-kenangan indah itu sangatlah amat banyak sehingga tidak bisa saya tulis satu persatu. Setiap detiknya adalah memori yang indah yang akan selalu terlukis di dalam hati. Apalagi sambil mendengarkan Float bernyanyi dari dalam komputer.

usai sudah, 3 TAHUN untuk selamanya,

dan kekalah detik-detik didalamnya…”

Sebenarnya di lirik asli “hari” sih, tapi saya ganti “tahun”, biar klop. Biar pas. Capcuz.

Dan terimakasih saya yang paling dalam adalah untuk XII IA 5. Sebuah kelas dimana adalah reuni kelas X-7 kecuali mereka yang masuk IPS, dan tambahan beberapa anak ex X-6 yang juga ternyata sama gila. Terimakasih-terimakasih…sekali! Banyak sekali yang kita lakukan. Terimakasih karena dengan kalian kita bisa sama-sama bermetamorfosis dari segolongan orang-orang hancur di X-7 menjadi pemenang seperti sekarang ini. Terimakasih karena seringnya kita belajar dan membahas ribuan soal di kelas ini. Terimakasih juga kepada seseorang yang terus selalu mendukung. Tidak akan bisa saya ungkapkan seberapa besar rasa terimakasih yang bisa saya sampaikan. Terimakasih atas 3 tahun yang menyenangkan ini.

Duh, capek! Mungkin akan bersambung…

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: