Arsip untuk Februari, 2010

Antara Kerja dan Ideologi.

Hmm, dipikir-pikir saya ini ternyata jarang sekali berkarya jika bukan karena kerja. Iya, ketika saya bekerja di Bul atau di Luna, banyak karya yang telah dihasilkan. Komik inilah, halaman layout buku tahunan sekolah itulah, de el el. Juga ketika di SMA, wuah, banyak, mulai dari poster tryout, pensi, pamflet mabit dan kegiatan rohis lain, diksar, layout majalah persada, komik TongQ, de es be. Juga pernah bikin film segala, Film angkatan Solace. Juga pernah bikin desain jaket KHR, dan baru-baru ini jaket fistek. Dan banyak! Ga taulahh.. bukan sombong karena  sampai sekarang pun saya masih merasa bahwa gambar saya masih kacau dan desain saya masih amatir. Benar-benar amatir sampai kamu pasti akan ngakak ketika tahu bahwa saya tidak bisa men-seleksi gambar dengan baik dengan photoshop dan tidak bisa mencampur warna-warna terang dan cerah di corel draw.

Tapi sekarang, kok lama-lama ada yang hilang ya? Itu, apa namanya, ideologi. Aduh, saya terombang-ambing. Saya jarang berkarya seperti dahulu lagi. Dulu saya suka bikin komik pendek. Cerita-ceritanya mengenai kehidupan sehari-hari,diambil dari figur-figur dari teman-teman saya yang unik. Ceritanya, contohnya, hanya bercerita tentang orang lagi eek, atau gigi tonggos, atau tinju, atau apalah. Walau gak jelas, tapi itulah hasil karya. Muncul bukan karena tuntutan kerja, tapi memang karena ingin dibikin. Dulu juga sering bikin gambar-gambar sketsa. Apa saja. Mulai dari kondisi kelas, karikatur guru-guru, pemandangan jalan kota kalau lagi nglangut di pinggir jalan, atau sekedar mengingat hal-hal menyenangkan lalu menuangkannya ke dalam gambar.

Itulah yang wah, kemana dirimu pergi? Saya malah jadi terbiasa bikinin hasil pemikiran orang lain, tapi jadi jarang bikin yang benar-benar murni hasil pemikiran diri saya sendiri. Halahh, kemana diri saya yang dulu? Baca entri selengkapnya »

Iklan

1 Komentar