Antara Kerja dan Ideologi.


Hmm, dipikir-pikir saya ini ternyata jarang sekali berkarya jika bukan karena kerja. Iya, ketika saya bekerja di Bul atau di Luna, banyak karya yang telah dihasilkan. Komik inilah, halaman layout buku tahunan sekolah itulah, de el el. Juga ketika di SMA, wuah, banyak, mulai dari poster tryout, pensi, pamflet mabit dan kegiatan rohis lain, diksar, layout majalah persada, komik TongQ, de es be. Juga pernah bikin film segala, Film angkatan Solace. Juga pernah bikin desain jaket KHR, dan baru-baru ini jaket fistek. Dan banyak! Ga taulahh.. bukan sombong karena  sampai sekarang pun saya masih merasa bahwa gambar saya masih kacau dan desain saya masih amatir. Benar-benar amatir sampai kamu pasti akan ngakak ketika tahu bahwa saya tidak bisa men-seleksi gambar dengan baik dengan photoshop dan tidak bisa mencampur warna-warna terang dan cerah di corel draw.

Tapi sekarang, kok lama-lama ada yang hilang ya? Itu, apa namanya, ideologi. Aduh, saya terombang-ambing. Saya jarang berkarya seperti dahulu lagi. Dulu saya suka bikin komik pendek. Cerita-ceritanya mengenai kehidupan sehari-hari,diambil dari figur-figur dari teman-teman saya yang unik. Ceritanya, contohnya, hanya bercerita tentang orang lagi eek, atau gigi tonggos, atau tinju, atau apalah. Walau gak jelas, tapi itulah hasil karya. Muncul bukan karena tuntutan kerja, tapi memang karena ingin dibikin. Dulu juga sering bikin gambar-gambar sketsa. Apa saja. Mulai dari kondisi kelas, karikatur guru-guru, pemandangan jalan kota kalau lagi nglangut di pinggir jalan, atau sekedar mengingat hal-hal menyenangkan lalu menuangkannya ke dalam gambar.

Itulah yang wah, kemana dirimu pergi? Saya malah jadi terbiasa bikinin hasil pemikiran orang lain, tapi jadi jarang bikin yang benar-benar murni hasil pemikiran diri saya sendiri. Halahh, kemana diri saya yang dulu?

Kalau kamu bilang, ya udah bikin yo tinggal bikin aja to? Kenyataannya saya malah jadi susah mau gambar apa. Ketika dihadapkan pada kertas kosong, hal yang pasti saya gambar paling cuma seorang laki-laki dengan rambut jabrik dan bergaya manga, dengan jaket berponco dan kadang-kadang bermotif flanel, lalu ngapain. Entah cuma berdiri, pegang pedang, lompat-lompat, atau lagi jalan. Membosankan sekali. Efek karena sampai saat ini saya masih sangat suka baca komik perang macam Soul Eater.

Haihh, setidaknya saat ini saya sudah sadar. Hup, ayo berkarya lagi! ingat lagi, tidak lain tidak bukan, idealisme saya dari dulu hanya satu: ENJOY EVERYTHING!

Kerja sih kerja, tapi originalitas diri harus tetep kekeuh dipertahankan. Saya tidak mau menjadi orang yang sekedar Jack of All but Master of None. Setidaknya, saya punya tangan yang menurut saya sih keren, yang saya yakin masih bisa dikembangkan lagi keluwesannya. Hup!

Think Different!

Ngomong-ngomong, saya adalah salah satu orang yang tidak suka dengan sesuatu yang berbau mainstream. Ketika kemarin saya ke pameran distro, baru sadar bahwa mungkin pemikiran distro itu minority sekarang amatlah salah. Saya jadi sedikit apatis dengan desain-desain distro yang sekarang jadi ‘itu-itu aja’. Yeah, inovasi itu ada, tapi entah kenapa terasa menyebalkan. Entah kenapa saya benci lihat cowok dengan baju singset dan ketat dan celana jeans pensil yang kekecilan. Atau seorang dengan kacamata super besar dan geeky. Entah, mungkin karena gaya saya yang gembel, jadi tidak suka lihat sesuatu yang menurut saya menjadi alay eksklusif semacam itu. Bahkan baju flanel pun mulai menjadi mainstream, motif yang sudah saya suka sejak kecil, sejak dikasih baju bermotif kotak-kotak itu dari Lek Sugeng, itu jadi menyebalkan karena berwarna terang benderang, dan norak.

Saya memang cupu dan gembel, tetapi menurut saya itu lebih baik daripada tidak punya iedologi dan hanya menggunakan kosakata bahasa inggris yang jorok dan norak untuk sebuah tulisan pada kaos. Atau sekedar bercak-bercak, atau vector-vector bunder dan garis sederhana seperti biasanya. Atau gambar monster gak jelas yang sekarang ini semakin ngetren. Totally bored!

Iklan
  1. #1 by bayuyeah on Februari 14, 2010 - 12:48 am

    tes avatar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: