Sampah-sampah Masa Lalu


Kumpulan notes facebook yang baru saja saya baca-baca, yang ternyata sayang kalau hanya terbengkalai seperti itu saja. Urut dari jaman paling awal saya punya facebook kala SMA sampai mendekati awal kuliah.

Kelas X & XI Jangan Pernah Baca, Apalagi Kelas XII!!

Friday, January 23, 2009 at 4:11pm

Assalamu’alaikum..

Apa ya? apa cuma saya merasa atau kamu yang terlanjur atau terpaksa membaca merasakan juga, bahwa kita susah-susah sekolah 3 tahun ini hanyalah untuk agar supaya dapat LULUS UAN dan UM dan SNM PTN? Karena kenapa ya? Saya rasa hanya sedikit sekali disiplin-disiplin ilmu yang dapat dipraktekan pada kerja nyata. Saya bahkan tidak tahu kenapa juga harus susah-susah belajar menghafal rumus2 Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, atau bahkan Kewarganegaraan, selain hanya untuk 3 tujuan tadi. Seolah-olah, saya lupa kalau saya sekolah adalah untuk bagaimana menjadi PINTAR. Seolah-olah memang ini definisi dari PINTAR yang sebenar-benarnya. Iya kah? Bahwa PINTAR yang dimaksud adalah PINTAR dalam mengerjakan soal-soal konyol yang bahkan tidak terbayang bagaimana bisa ada kasus semacam hereditas mendel atau yang lain-lain. Bukan PINTAR dalam artian bahwa kita PINTAR menyelesaikan suatu kasus pada kehidupan kerja dunia nyata.
Aduh, jikalau memang begitu, kasihan sekali mereka. Siapa? Mereka para pecinta laskar pelangi. Karena mereka kira bahwa jika anak-anak sekolah, maka seolah-olah masa depan akan cerah ceria dan uang banyak terjamin untuk didapat hanya dengan investasi biaya pendidikan wajib belajar 9 plus SMA. Aduh, kasihan sekali, anda tertipu!! Di sekolah kita tidak diajarkan untuk dapat uang. Di sekolah kita hanya diajarkan untuk PINTAR menjawab soal-soal konyol. Dan apakah dengan PINTAR yang seperti itu, apakah anda kira maka KEBODOHAN dapat teratasi? Apakah setelah itu KEMISKINAN juga dapat teratasi? Aduh..kasihan sekali. Anda tertipu mentah-mentah!!

Tapi lebih kasihan kamu. Kamu yang sekolah. Kamu yang sudah susah-susah sekolah. Kasihan kamu yang sudah terlanjur kelas XII SMA. Karena berarti mau tidak mau kamu harus mau untuk terus belajar menggarap soal dengan berbagai macam tipenya agar bisa lulus. Sukurin. Apalagi kamu masih harus belajar untuk masuk Universitas macam UGM, UI, ITS, dan lain-lain. Sukurin!!

Tapi beruntunglah kamu. Kamu yang tidak membaca post ini. Hahahaha….
Ayo semangat untuk lulus!! Setelah itu kita perbarui sistem pendidikan Indonesia tercinta ini!! Yes.. Merdeka!!!

Wassalamu’alaikum…

Jangan takut gelap..

Saturday, February 7, 2009 at 1:47pm

“jangan lupa besok kita punya janji,
semakin cepat kita tidur,
semakin cepat kita bertemu kembali…”
(tasya feat SO7 — jangan takut gelap)

Apa berarti, jikalau misal si A tidak sengaja atau terpaksa bangun malam, seandainya itu terjadi pukul 2 pagi, maka apakah waktu yang dialami oleh orang lain (kita anggap si B) yang tertidur juga jam 2 pagi? Atau tidak. Atau bagaimana jika waktu yang dirasakan oleh si B ternyata sudah pukul 6 pagi? yaitu pada saat si B itu bangun. Apakah itu membuktikan bahwa waktu yang dialami oleh satu orang dengan orang lain tidak sama? Bagaimana jika ternyata waktu yang sedang saya rasakan sekarang ini adalah pukul 2:44 tetapi waktu yang kamu rasakan sudah pukul 6:38 karena selisih waktu kita tidur?

hahha…opo iki??? ra jelas…

Maafkan saya Bapak Chairil

Thursday, February 12, 2009 at 7:26pm

….
Tak perlu sedu sedan itu,
aku ini binatang jalang,
dari kumpulannya terbuang

biar peluru menembus kulitku,
aku tetap meradang menerjang,

luka dan bisa kubawa berlari
berlari!
Hingga hilang pedih peri

dan aku akan lebih tidak peduli
aku tidak lagi mau hidup seribu tahun

1juta tahun lagi pun aku HARUS hidup!!

Hhahaha..
Wake up!

satu lawan banyak, 1 lagi catatan tidak sehat

Sunday, March 1, 2009 at 1:05pm (setelah SIMAK UI)

Berarti kamu baru tahu kalau ternyata Indonesia itu adalah negara yang luas? Iya Pak, saya baru tahu. Walah, tapi jika kamu tahu dan sadar, maka sudah seharusnya kamu tahu bahwa diantara 200juta penduduk itu, adalah ada sekitar beratus-ratus ribu manusia yang saat ini juga sedang sama seperti kita, anak kelas XII. Hah.. lagi-lagi kita bicarakan soal kelas XII. Bosan!
Tapi nggak juga denk, nggak juga kalau kamu belum merasakan bagaimana itu namanya UM. Karena, jika kamu tahu bagaimana luasnya negara ini, otomatis kamu akan tahu dan sadar bahwa juga ternyata manusia kelas XII yang berjumlah beratus-ratus ribu itu adalah suangat banyak sekali. Dan kamu akan lagi-lagi sadar bahwa jumlah kursi yang tersedia untuk jurusan yang akan kamu pilih itu hanyalah sangat sedikit sekali dibandingkan jumlah manusia-manusia yang sama seperti kamu juga mengikuti ujian masuk.
Dan oh, subhanalloh allahuakbar, di antara manusia yang banyak itu, ternyata juga adalah tidak akan kita ketahui secara pasti bagaimana kemampuan otak masing-masing individu. Dan itu berarti, jika kamu sedang ber”UM ria”, artinya jika kita bayangkan ada sekitar seratus ribu “saja” yang akan ikut suatu Ujian Masuk PTN, itu seolah-olah bahwa berarti kita harus melawan seratus ribu monster yang sangat agresif dan pembunuh. Itu artinya kita harus saling bunuh antar sesama kita.
Oh, kita-kita-kita…

Tidak apa-apa, santai dan ambil hikmahnya.
Tetap semangat dan istiqomah serta tawakal.
We’re the champion!!
Ayo bantai mereka semua!!

Pun.Pun.Pun

Tuesday, March 3, 2009 at 7:44pm

Berisik!

Pun kalau memang saya suka untuk begini, maka memang beginilah adanya saya itu berada.

Pun kalau ini semua adalah kehidupan nyata, maka mari kita nikmati bersama.

Dan pun kalau juga kebenaran dan kenyataan itu pahit terasa, maka tak ada kata lain untuk harus kita cerna itu semua, meski pun nanti muntah pun tak mengapa.

Maka tak usah lah kita hubungi itu irfan si joki K.U kecuali bagi kamu yg merugi, karena untuk apa pula 3 tahun ini kamu habiskan?

Dan walau pun ini semua hampir berakhir, walau pun kita sudah sedang berada pada klimaks penentuan 12 tahun masa persekolahan kita, walau pun waktu sudah sedang menggorok leher,
bagai seolah-olah saya ingin bilang “time is running out as fast as fast and furious!”

tapi…ketika lalala itu akan berakhir, semoga tak akan pernah kita lupa bahwa,

bahwa,,

bahwa, entahlah.. Terserah..

Hei PKN? Hei HAM? Hei SMADA? Hei Peraturan? Hei kamu!?

Wednesday, March 11, 2009 at 6:03pm

Hei, buat apa Pkn bisa begitu bersemangat “anda” ajarkan sementara kebebasan memelihara rambut “teman anda” kekang?! Hei, dimana yang kata salah satu ajaran anda bernama kebebasan dan HAM!?!
Tai banteng!!

Quote

Friday, March 13, 2009 at 5:50pm

Biar saja mereka berhujan emas di negeri orang,
biar saja kita berhujan batu di negeri sendiri, karena insyaAllah akan ada udang dibaliknya untuk kita makan.

Biar saja di sini penuh lumpur, karena tanah dan air pun akan menjadi lumpur bila bertemu.

Biar saja polos merah dan putih, karena terlalu banyak garis dan bintang akan membuat sakit mata.

-berbagai sumber yang saya sampai lupa dari mana pernah saya dengar ini-

Relatif..

Monday, April 6, 2009 at 6:25pm

Tapi seolah-olah kemarin itu, terbukti sudah apa saja yang sudah selama 3 tahun ini saya lakukan yang entahlah bagaimana hidup saya selama itu sehingga apa ya? Apa itu? entahlah, seolah-olah saya bingung bahwa saya belajar selama ini itu untuk apa, entahlah untuk apa saya garap beratus-ratus soal latihan UM yang kita tahu bersama bahwa itu adalah sangat sulit dan juga pasti disertai pembahasan yang juga sama sulitnya, entahlah. Karena,, kok yo soal2 yang keluar kok bedo bangeeetttt…!!!??

Duh,pasrah..
Semangat UN walau sdikit meredam..

Dan lalu?

Friday, May 1, 2009 at 5:27pm

Dan lalu?
Sekedar suksesi menyambar kepala pikiran hingga resah menggelimang jiwa dan raga. Seolah-olah berbagai macam hawa nafsu dan jiwa kreatif yang sedari UM dan UAN dulu suka bergelora saat itu, sekarang ini malah agak terasa padam. Fiuh..

Ahh…mari bersantai sejenak.
Floating, ascending trough waterfall..

Retorika Relativasika

Friday, July 10, 2009 at 10:19pm

Tahu film Back to the Future part II? Film lama, sebenarnya sudah pernah saya lihat, bahkan dari part I juga sudah saya lihat. Film yang bagus. Ada satu pemikiran yang akhirnya baru saya mengerti sekarang setelah saya belajar sedikit tentang fisika modern. Tentang relativitas. Ketika itu, si professor takut dan bersama McFly berusaha menghentikan si Jeniffer yang masih muda untuk bertemu dengan dirinya yang tua di masa yang akan datang ketika dia ditilang oleh 2 orang polisi cewek yang malah membawa si Jeniffer ke rumahnya. Kenapa? Ada 2 probality disini. Kemungkinan pertama adalah, Jeniffer akan shock dan pingsan begitu bertemu. Sederhana. Tapi kemungkinan kedua sangat mengerikan, ditakutkan akan terjadi sebuah ledakkan karena paradoks waktu yang hancur, yang mengakibatkan alam semesta ini meledak dan lumat (jika tidak se-alam semesta, minimal Galaksi Bima Sakti pasti hancur, katanya). Wow! Apakah itu paradoks waktu?

Begini, menurut teori apapun, mesin waktu itu tak mungkin bisa tercipta. Sama halnya seperti tidak akan mungkin kecepatan itu melebihi kecepatan cahaya (3×108 km/jam). Itu sudah menjadi semacam hukum yang tak akan bisa dibantah, dan jika kamu tilik lagi, itu sudah tertulis di Al-Qur’an (dan sialnya saya tidak tahu di dalam surat apa dan ayat berapakah itu). Maka jika kamu sedang menghadapi SNMPTN ato semacamnya, akan sangat bodoh jika kamu memilih jawaban dimana tertulis lebih dari 1 C.

Back to the topic. Kenapa juga tidak bisa diciptakan mesin waktu? Karena, faktanya sampai sekarang kita masih belum dapat membuat sesuatu yang melebihi kecepatan cahaya untuk menembus ruang kosmik. Mungkin semacam ruang yang tidak memerlukan dimensi dan waktu. Mungkin tempat itulah yang dijadikan seperti portal untuk menuju dan menembus waktu mana-mana. Tapi itu tidak akan terjadi, karena suatu hal yang pada film tadi dinamakan paradoks waktu. Kalau yang saya tahu, dinamakan paradoks kakek. Begini ceritanya, ketika kamu mungkin sudah berhasil menciptakan mesin waktu, lalu mencoba untuk kembali masa lalu, bertemu dengan kakekmu yang masih muda, mungkin belum menikah juga sehingga belum punya anak yang nantinya akan menjadi ayahmu. Lalu kamu coba-coba untuk membunuh kakekmu, maka apa yang akan terjadi? Mungkin kamu pikir kamu akan menghilang karena berarti dengan hilangnya kakekmu di masa itu tidak akan melahirkan ayahmu yang lalu akan melahirkanmu. Lalu di mana kamu di masa depan? Jika tidak ada kamu di masa depan, maka tidak ada yang menciptakan mesin waktu, sehingga kamu tidak akan ke sini dan bisa membunuh kakekmu. Lalu bagaimana dengan kakekmu? Kalau tidak ada mesin waktu berarti dia akan hidup, melahirkan ayahmu yang lalu melahirkan kamu? Lalu? Lalu bagaimana denganmu sendiri? Padahal jika ada kamu, maka akan ada mesin waktu, dan jika ada mesin waktu maka kakekmu akan mati kau tembak ketika kamu kembali ke masa lalu. Lalu? Lalu? Lalu? Bagaimana ini??!

Nah, terjadilah paradoks! Kalau yang saya tahu teori sederhana tapi mengerikan ini disebut paradoks kakek. Seolah-olah ini seperti roda permasalahan yang sekali kita bikin itu masalah, maka roda ini akan berputar tanpa henti sehingga suatu saat hancurlah roda itu karena terlalu kuatnya berputar dan tanpa henti. Terjadi siklus yang memicu reaksi berantai dan BANG! hancurlah kosmik karena kecelakaan yang tidak masuk akal itu. Alam semesta akan hancur karena reaksi berantai yang dipicu oleh paradoks waktu. Ledakannya sangat dahsyat, paling tidak pasti akan menghancurkan galaksi bimasakti ini.

HEI BANGUN!! Meski ini menarik, sebenarnya ini lebih hanya sekedar guyonan saja. Seperti guyonan yang dibikin Einstein tentang kecepatan cahaya dan relativitas. Seandainya benar ada kendaraan yang berkecapatan cahaya, lalu kamu coba naik kendaraan tersebut, dan bercermin, maka apa yang akan kamu lihat? Apakah hanya putih saja? Atau apa? Karena itu berarti kecepatan matamu melihat cermin sama dengan kecepatan kendaraan yang kamu naiki, sehingga tidak akan muncul bayangan karena cahaya untuk memantulkan objek ke matamu konstan diam tidak bergerak berada di depan matamu?

Mboh…mumet!

footnote:

dan setelah ini entah kenapa jadi malas bikin catatan di sana, mungkin karena sudah terlalu banyak orang, jadi malas..

Iklan
  1. #1 by wong pemalang on Maret 19, 2010 - 7:10 am

    lha catatan utangku gimana gan?

  2. #2 by bayuyeah on Maret 19, 2010 - 7:17 am

    wah nyebar aib ki, blom ada uang juragan, haha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: