Inilah Tanya, Inilah Nyata, Inilah


Pernyataan saya mengenai hari ini:

“Ask me, and the answer is: I will not regret it at all”

Inilah harinya, yang bahkan tidak pernah saya bermimpi kedatangan hari seperti ini. Dimana seluruh perasaan berkecamuk menjadi satu. Di-jus, diblender, digulai dan lalu menjadi manis. Dibakar kemudian, menjadi pedas. Dipadamkan dengan asa. Menjadi rasa dendam sekaligus bosan. Menjadikan seluruh sisi gelap keluar. Menjadikan seluruh sisi terang memunafikkan. Menjadikan segalanya tampak gila. Bagai bom yang meledak saat hujan gerimis yang menenangkan. Bagai meriam yang sudah kembung ingin diledakkan. Bagai meteor, yang datang ingin menghujam bumi, tapi terbakar duluan oleh atmosfer. Bagai dendam membara, yang terhantukan oleh kebangsatan sifat.

Ask me what: and the answer is so what

Inilah harinya, yang saya kira hanya ada dalam khayal dan lalu malah terwujud tanpa sadar. Bagai terskenario. Inilah filmnya. Dan DIA-lah sutradara agungya. Sebuah film perjalanan. Yang menguras waktu yang lama untuk perjalanan yang terbilang singkat. Seperti saya pernah bahas di halaman lalu, bahwa setiap yang berawal pastilah berakhir. Dan relativitas Einstein sangat berlaku disini. Ini relatif, dan semoga kamu pahami itu.

Ask me why: and the answer is why not

Inilah saat bagai semua tempuran masuk. Segala pilihan prioritas dibuang dan ditinggalkan. Segala konsekuensi siap buat diterima. Tak usah susah pikirkan apa akibatnya. Siapkan diri saja, bukan yang lin. Inilah harinya. Inilah. Saat dimana mengapa dan apa untungnya tidak perlu buat dibahas. Karena semoga bisa lalu dengan itu menjadi ikhlas. Dan tidak riya. Dan berbekal itu, semoga ada kemantapan hati buat bisa menerima segalanya di akhir nanti. Mungkin saya akan kehilangan semua, dan pastinya saya akan sangat kecewa di akhir nanti. But, it’s still, i won’t regret it.

Ask me who: and the answer is me

Inilah hari dimana saya mungkin terlihat menjadi begitu munafik. Inilah saya bagaimanapun juga. Dan begitulah adanya. Bagi orang lain biarlah terlihat begitu. Bagiku sendiri, memang begitulah saya. 2 sisi gelap terang. Yin dan Yang. Saya tak akan menganggap lagi ini sebagai dejavu. Tidak. Inilah saat ini. inilah sekarang. This is now. Jujur jujur jujur. Terima atau tidak, terimalah.

Ask me so: so do I ask

Semua berlalu begitu cepat. Bagai kilat. Tak terduga dan terlintas begitu saja. Meninggalkan greget yang lalu menggila. Meniggalkan perih yang dalam dalam bayangan gelap di jauh sana. Seperti dentuman musik waltz. Duk tek tek duk tek tek duk. Mistis. Gelap. Walau kamu terang bagai matahari. Tapi aku hanyalah kabut yang tinggal kau sinari akan hilang. Dan dia adalah benda yang lain. Sandinganmu. Si black hole bangsat itu. Yang lalu kamu terus sinari. Kamu usahakan untuk terus dan ikut bersinar dan bangkit kembali menjadi bintang. Seiring dengan hilangnya wujudku sebagai air yang lalu jadi uap.

Ask me,

Ask me,

and the answer is still:

I will not regret it at all

Meski semua kacau bagiku, tapi semoga tidak bagimu. Dan inilah harinya, dimana semua letupan partikel tak terduga yang terus terjadi, semoga tidak lalu hanya menjadi sebuah hal yang kosong dan tanpa isi. Inilah harinya dan inilah aku. Masih dalam wajah yang akan terus selalu cengengesan begini. Yang semoga kau tak akan bosan. Masih dalam relung tanyaku bahwa buat apa saya susah-susah begini.

Inilah aku, inilah.

Wahai kekasih yang tak dapat kuraih.

Iklan
  1. #1 by fans berat on Juni 6, 2010 - 9:05 am

    dalam sekali ini…

  2. #2 by bayuyeah on Juni 6, 2010 - 10:26 am

    hhahaha fans berat ki lho, siapa ini?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: