Hujan


Tapi kamu tidak tahu bahwa tadi saya sedikit berbohong. Nyatanya, jika kamu periksa jok motor saya, terdapat sebuah jas hujan yang baru dibeli tadi siang dan masih bagus. Hehehe, maafkan saya. Saya hanya merasa, ini malam yang terlalu bagus untuk diakhirkan dengan berhujan-hujanan di bawah mantrol.

Dan di emperan toko itu, kita duduk berdua. Saya rasa, relativitas terjadi bukan hanya pada prespektif pandangan terhadap sebuah benda saja. Tetapi pada apa saja.

Karena saya merasa hangat ketika malah hujan semakin deras.

Karena saya merasa enak ketika hawa menjadi semakin dingin.

Karena relativitas saya bukan lagi terhadap alam, tetapi kepadamu yang sedang tersenyum.

:p

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: