Berapa Harganya?


Adian Adioetomo / Berapa Harganya / Provoke! Compilation vol 1

Bagi saya, ini baru benar-benar lagu keren!

Saya bisa membayangkan sedang berada di pinggir rel kereta api, memakai kaos seadanya dan jeans yang butut-belel, dan juga kaki yang nyeker-tidak memakai apapun. Rambut sedang acak-acakan dan mungkin saya sedang merokok. Lalu membawa segudang permasalahan di kepala dan bertumpuk-tumpuk pusing. Berdiri saya disana, menunggu untuk sebuah kereta terakhir. Kereta yang menuju ujung dunia. Yang akhirnya akan dapat membebaskan saya dari masalah-masalah duniawi.

Bebas!

Tak ada tempat tak ada jaminan

Siapa yang tak ingin melepas beban,

Bulan demi bulan tak kuhitung lagi

Ku hanya ingin pergi dari sini

Berapa harganya?

Satu karcis ujung dunia

Berapa harganya?

Akhirnya saya dapatkan karcis terakhir menuju ujung dunia itu, meski dengan harga yang sangat mahal. Peduli setan!

Tapi sial, kereta yang ditunggu tak kunjung juga datang. Bahkan sampai puntung rokok terakhir.

Dan karcis itupun, saya sobek sudah.

(Sekedar coret-coret liar ketika sedang dilanda berbagai deadline, dan sakit musiman yang juga tak kunjung sembuh)
Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: