Arsip untuk Mei, 2011

Bintang

Demi bintang yang bertebaran di langit malam ini, lupakan sajalah masa lalu. Biarkanlah mereka berlalu, seperti bintang yang bergerak sesuka hati. Jatuh sesuka hati. Mati sesuka hati.

Demi rasi yang dibentuk oleh garis imajinasi, bagaimana pun juga kita adalah konsekuensi dari satu pergerakan kecil di masa lalu. Dan mungkin, tidak ada hal yang dinamakan masa depan, karena satu detik yang lalu pun tak akan kembali meski kamu kejar sampai mati. Sama seperti SMS sepele yang dulu iseng kamu kirim 5 tahun lalu, yang menjadikan duniamu lalu berubah total sampai detik ini dan mungkin lebih. Sama seperti kamu yang lalu menjadi menyesal, seandainya kamu berpikir 5 detik lebih lama lagi, untuk lalu mengambil keputusan bahwa apa yang kamu lakukan itu norak dan kembali saja pada tugasmu, maka apa yang terjadi pada pergerakan dunia saat ini? Apakah bumi masih berotasi pada porosnya? Apakah anjing masih menggonggong dan kucing masih mengeong? Apa yang terjadi pada dunia parallel yang kau lalu rasakan dan kau tidak rasakan? Apa yang terjadi padamu?

Kamu masih punya kesempatan, ambil gunting, potong tali gantungan, dan kaburlah, menuju fajar yang selalu memancarkan harapan.

Tinggalkan komentar

Spektrum

“Ngapain sih kucing itu tuh? Hidup kok cuma lari-lari kesana-sini cari makan, kawin, punya anak, terus mati”

Itu ungkapan siapa lupa di Bul waktu lagi main-mainin si Damar, kucing yang entah kenapa betah nongkrong disana. Mungkin karena ada Mbak Jajan dan anak-anak lain penghuni B-21 selain Didi dan Tiwi, yang sama-sama kasihan terus suka kasih makan, jadi betah. Tapi berasa jadi semacam pengemis saja itu si Damar, tiap hari ngeong-ngeong minta makan, sampai kadang-kadang jadi tidak lucu lagi. Jadi berisik.

Iyae, kadang-kadang suka bingung. Nggak jelas ya hewan itu kalau hidup? Datar dan berasa tanpa masalah. Mungkin yang membedakan kita yang manusia ini dengan hewan adalah tujuan hidupnya. Manusia ditakdirkan punya akal dan pikiran, makanya suka mikir yang aneh-aneh, lalu timbul masalah yang aneh-aneh pula.

Galau?

Lihat sisi baiknya saja. Dunia ini luas. Seperti spektrum cahaya, bukan cuma mejikuhibiniu saja. Karena spektrum tidak cuma terbatas di 550-720nm.

Keluar! Jangan stagnan.

Tinggalkan komentar