Bintang


Demi bintang yang bertebaran di langit malam ini, lupakan sajalah masa lalu. Biarkanlah mereka berlalu, seperti bintang yang bergerak sesuka hati. Jatuh sesuka hati. Mati sesuka hati.

Demi rasi yang dibentuk oleh garis imajinasi, bagaimana pun juga kita adalah konsekuensi dari satu pergerakan kecil di masa lalu. Dan mungkin, tidak ada hal yang dinamakan masa depan, karena satu detik yang lalu pun tak akan kembali meski kamu kejar sampai mati. Sama seperti SMS sepele yang dulu iseng kamu kirim 5 tahun lalu, yang menjadikan duniamu lalu berubah total sampai detik ini dan mungkin lebih. Sama seperti kamu yang lalu menjadi menyesal, seandainya kamu berpikir 5 detik lebih lama lagi, untuk lalu mengambil keputusan bahwa apa yang kamu lakukan itu norak dan kembali saja pada tugasmu, maka apa yang terjadi pada pergerakan dunia saat ini? Apakah bumi masih berotasi pada porosnya? Apakah anjing masih menggonggong dan kucing masih mengeong? Apa yang terjadi pada dunia parallel yang kau lalu rasakan dan kau tidak rasakan? Apa yang terjadi padamu?

Kamu masih punya kesempatan, ambil gunting, potong tali gantungan, dan kaburlah, menuju fajar yang selalu memancarkan harapan.

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: